Aku adalah orang yang mempunyai kehidupan yang berbeda dengan orang lain..., namun hatiku tidak pernah merasakan ketenangan dan kedamaian...., itu semua karna kekurangan dan kelebihanku.... Hari - hariku selalu terasa sepi, tidak ada seorangpun yang bisa mendampingi aku..., hidupku tidak seperti orang - orang di sekeliling aku aku merasa aku tidak tidak pada jalur kehidupan anak - anak yang lainnya..., padahal aku ingin seperti mereka yang bebas dan lepas dari tanggungan untuk sementara waktu, mereka selalu menghabiskan waktu mereka untuk kesenangan dan ketenangan,,,, "Aku Ingin Bebas"
Masa Kecil Sejak aku umur 6 tahun aku adalah orang yg jarang di pedulikan oleh orang lain selalu dapet musuh selalu di jauhi teman itulah aku,,,aku selalu berjalan menelusuri pinggiran pasar berharap ada yg mengasihi aku namun itu tidak membuahkan hasil apapun,,,aku tidak mempunyai teman 1 pun aku selalu sedih,,,hidupku sudah terbiasa dengan kesedihan jd aku tidak terkejut dengan semua ini,,,umur 7 tahun aku masuk sekolah SD Negri ______ , awal aku masuk sekolah aku sangatlah senang karna di situ banyak sekali kawan yg menemani hidup aku aku tidak laagi merasakan kesedihan yg mendalam semua itu aku jalani dengan kebahagiaan, akupun beranjak remaja,,,ketika aku duduk di bangku kelas 3 aku mendapatkan teman khusus yaitu best friend,,,dia adalah anak pindahan SD Negri Medan aku sangat senang karena aku mendapatkan kawan yg baik,,walaupun kami agak sering berantam atau bergaduh itu menurutku sudah biasa karna semua perjalanan tidak ada yg berlangsung mulus,,hehehhe....Tp saat aku duduk di kelas 4 SD aku kembali merasakan kesedihan namun kali ini kami berdua yg selalu tertindas oleh anak-anak yang lain,,, kami selalu tersingkir, selalu di olok, selalu di benci tp kami tetap sabar dan menjalani semua ini dengan biasa saja....terkadang kami juga di pukul hingga meneteskan air mata tp kami tak kan menyerah begitu ja..??
Akhirnya kamipun meninggalkan sekolah tercinta yaitu tamat sekolah ,,, kamipun menerima nilai dengan senag hati dan kami di bawa kesebuah tempat rekreasi oleh pak guru pembimbing ke Padang Rie...yaitu jembatan gantung..., Walau kami sudah hendak lulus namun aku masih mendapatkan musuh ku selalu di tindas dengan orang yg lebih besar dari aku,,,waktu itu aku tidak bisa berenang dan ketika itu pula aku di tenggelamkan oleh beberapa anak anak jail dan nakal...,, ku pikir aku tidka akan bernafas lagi tp untuknya allah masih menyayangi aku akhirnya akupun kembali dengan selamat sampai ke rumah tercinta......
Masa Remaja
Masa Remaja
Setelah 6 tahun menamatkan belajar di Sekolah Dasar aku pun bertekat untuk jauh dari orang tua dan juga teman_2 di kampung agar aku pulang nanti disegani oleh semua orang di kampung,,,aku melanjutkan sekolah di PP Ahmadul Jariah Kota Pinang d sana aku menuntut ilmu agama dan umum,,,di sana aku banyak mendapatkan pelajaran yg sangat berharga,,,Pertama x aku datang kesana ternyata aku adalah orang yg pertama mendaftar menjadi murit baru di sana jd aku kesepian selama 2 minggu,,,namun ketika dua minggu telah berlalu aku terasa tenang dan gembira karna bakal banyak teman,,, akan tetapi itu semua perkiraan yang salah aku sangat kecewa sekali,,,di sana semangkin kejam kehidupanyya ketat dan disiplin, juga semuanya memakai cara curang dan merugikan orang lain malamku selalu dengan ketangisan karna aku adalah orang yg paling rendah ekonominya dari mereka,,, aku mememang uang 20.000 untuk kebutuhan selama 1 sampai 2 bulan sedangkan mereka 250.000 untuk kebutuhan selama 1 bulan,,, alangkah sedihnya aku yg selalu mnggigit jari tapi pengalaman itu mengajariku banyak hal dalam kehidupan untuk tidak putus asa, walaupun demikian aku toh masih bisa bernafas sampai sekarang ini, aku sangat bersyukur sekali kepada allah yg selalu menjada dan melindungi aku, di sana aku serba tidak berkecukupan tidak seperti kawan_2 yg lain namun aku tetap ceriah menjalai hidup di sana karna itu semua adalah pilihan ku....,, 3 tahun ku jalanin menuntut ilmu di PP Ahmadul Jariah tidak terasa aku akan berpisah denga teman_2 di sana karna aku sudah tidak bisa hidup di sana mangkanya aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tingkat atas di kampung tidak melanjut di sana,,,,



0 responses to "Perjalanan Hidup"